Fasilitas Data Center dan Cloud Computing Untuk Perusahaan

Standarisasi dan Tingkatan Data Center

Bagi perusahaan besar, fasilitas data center sangatlah penting. Data center di era digital seperti sekarang menjadi salah satu tolak ukur bahwa kapasitas data yang dimiliki dan diolah perusahaan biasanya sudah sangat banyak.

Apa itu data center? Fasilitas ini digunakan untuk tempat penyimpanan sistem komputerisasi dan komponen lainnya yang dimanfattkan sebagai penyimpanan data dan komunikasi.

Data center memiliki peran sebagai repositori terpusat bagi kepentingan suatu perusahaan atau organisasi. Itu sebabnya peran data center sangatlah krusial dan makin menjadi prioritas saat membangun fasilitas kantor.

Standarisasi dan Tingkatan Data Center

Standarisasi dan Tingkatan Data Center

Sebagai bentuk jaminan integritas dan ketersediaan data center, maka perlu adanya standarisasi. Standarisasi yang digunakan adalah standar internasional seperti TIA-942 dan Uptime Institute.

Komponen penunjang lainnya juga memerlukan standarisasi, yang merujuk pada standar nasional dan internasional seperti NFPA, PUIL, SNI, UL, IEC, dan lain sebagainya.

Untuk mengklasifikasikan data center, terdapat beberapa tingkatan atau Tier, yang dibagi ke dalam empat tingkatan.

Tier satu (Basic) memiliki karakteristik utama tidak memiliki komponen redundan, hanya memiliki satu jalur distribusi, tidak ada skema pemeliharaan, bila terjadi human error dapat menyebabkan sistem mati, ketersediaan 99,67%, lama downtime setara 28,8 jam/tahun.

Sedangkan tier dua (Redundant Capacity Components) memiliki kapasitas komponen redundant, skema pemeliharaan menjamin pelayanan tetap berjalan untuk komponen yang memiliki redudansi, saat terjadi human error masih dapat menyebabkan sistem mati, ketersediaan 99,75%, lama downtime setara 22 jam/tahun.

Selanjutnya adalah tier tiga (Concurrently Maintainable) yang telah memiliki komponen redundan dan menggunakan jalur distribusi ganda, saat pemeliharaan tidak membuat sistem mati, ketersediaan 99,98%, dan lama downtime setara 1,6 jam/tahun.

Tier empat (fault tolerant) adalah tingkatan paling tinggi yang telah memiliki komponen ganda, independen, dan terisolasi satu sama lain.

Fasilitas ini memiliki jalur distribusi ganda, saat pemeliharaan tidak membuat sistem mati, sistem akan merespons apabila terjadi kegagalan untuk mencegah dampak lebih besar, ketersediaan 99,99%, dan lama downtime setara 0,8 jam/tahun.

Cloud Computing

Selain data center, yang tidak kalah bermanfaat dan penting bagi perusahaan untuk penyimpanan data adalah cloud computing.

Belum banyak yang mengetahui tentang teknologi cloud computing atau komputasi awan, meskipun sebenarnya sudah banyak diterapkan dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Teknologi ini memiliki banyak kelebihan. Secara umum, kelebihan utama dari teknologi ini adalah penghematan biaya dan efisiensi kerja serta kolaborasi maksimal. Banyak perusahaan besar maupun kecil yang sudah memanfaatkan teknologi ini.

Penggunanya mendapatkan kebebasan untuk menggunakan layanan sesuai dengan kebutuhannya dan membayar sesuai dengan kebutuhannya.

Tentunya hal ini sangat menarik dan fleksibel, sehingga tidak membutuhkan banyak sumber daya internal di perusahaan. Penggunanya juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pemeliharaan rutin dan mengeluarkan biaya jika terjadi permasalahan.

Salah satu penyedia data center terbaik di Indonesia adalah neuCentrIX. Data Center neuCentrIX merupakan perusahaan data center yang dapat diandalkan, aman, dan netral.

Kegiatan bisnis maupun organisasi Anda dapat didukung oleh data center neuCentrIX sehingga lebih hemat dan tentunya aman. Tak hanya infrastruktur data center, neuCentrIX juga menyediakan layanan cloud untuk kemudahan dan keleluasaan bisnis Anda.

neuCentrIX data center terbaik yang akan memberikan dukungan penyimpanan data secara kolokasi dan cloud service bagi perusahaan Anda. Segera hubungi neuCentrIX untuk informasi lebih lengkapnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.