Pengertian Neurosains Menurut Para Ahli

neurosains

Otak itu punya banyak misteri. Kemampuan yang dimiliki otak dalam menyiman milyaran memori, menerima informasi dan meneruskannya ke tubuh untuk direspon, atau mengeluarkan ide brillian adalah sesuatu yang misterius.

Betapa tidak, otak yang ukurannya rata-rata hanya 2 persen dari berat tubuh ternyata mampu mengendalikan tubuh dengan sekali perintah. Hebat bukan. Bahkan kerusakan kecil saja yang terjadi pada otak, bisa berakibat fatal bagi kelangsungan hidup makhluk yang bersangkutan. Untuk mempelajari tentang otak, ada ilmunya yaitu neurosains.

Mengenal Otak

Mengenal Otak

Otak manusia adalah salah satu organ vital yang tersusun atas milyaran sel saraf yang saling terhubung antara satu dengan yang lainnya. Perannya sangat besar dalam mempengaruhi hidup atau matinya tubuh manusia, sehingga dilindungi oleh lapisan pelindung yang kuat dan kokoh, yaitu selaput otak dan tulang tengkorak.

Otak memiliki berat rata-rata 2,7 kilogram atau 2% dari berat tubuh manusia. Dalam menjalankan fungsinya, otak dibagi menjadi 3 bagian utama yang sama pentingnya, yaitu :

1. Otak Besar (cerebrum)

Otak besar adalah bagian otak yang ukurannya paling besar dan terbagi menjadi dua bagian sama besar, yaitu otak kiri dan otak kanan. Otak kiri berfungsi untuk mengontrol gerakan di sisi kanan tubuh, begitu juga sebaliknya. Otak kanan berfungsi mengontrol gerakan di sisi kiri tubuh.

Permukaan luar otak kanan disebut dengan cerebral cortex dan merupakan daerah sinaps atau aktivitas sel saraf dalam mengendalikan otak. Di dalam sinaps, terdapat banyak sekali sel saraf yang saling terhubung satu sama lainnya dan saling memberikan informasi penting.

2. Otak Kecil (cerebellum)

Otak kecil bentuknya kecil dan terletak di bagian belakang otak atau di bawah lobus oksipital. Fungsinya untuk mengendalikan gerakan badan, mengatur keseimbangan tubuh dan gerakan tubuh seperti menulis, melukis dan lain-lain.

3. Batang Otak (brainstem)

Batang otak adalah jaringan saraf yang ada di dasar otak. Ada 3 bagian dari batang otak, yaitu otak tengah, pons dan medulla oblongata. Otak tengah mengatur gerakan otot mata, pons beperan dalam koordinasi gerakan mata, pendengaran serta keseimbangan badan.  Sementara medulla oblongata berfungsi dalam mengendalikan pernapasan, pencernaan, detak jantung dan juga proses menelan.

Pengertian Neurosains

Secara fisiologi dan anatomi, otak bisa jelaskan dengan penjelasan ilmiah. Namun mengenai cara kerja otak sampai sekarang masih menjadi misteris tersendiri.

Hal tersebu dikarenakan di dalam otak juga ada kesadaran, ingatan, kepekaan dan segala hal yang menyentuh perasaan dan kadang sulit untuk ditelaah melalui daya nalar.

Misal bagaimana kita bisa mengingat masa keci kita, atau bagaimana kita bisa meneteskan air mata ketika melihat kesedihan dan lain sebagainya.

Ilmu tentang otak menarik minat banyak ahli sehingga tidak sedikit yang ingin mempelajarinya. Karenanya ilmu tentang otak pun mempunyai pengertian yang berbeda bagi ahli yang berbeda juga. Masing-masing memiliki sudut pandang yang berbeda dalam melihatnya.

Beberapa pengertian neurosains menurut ahli diantaranya :

1. Hanum, 2003

Menurut Hanum, neurosains adalah ilmu pembelajaran yang menghubungkan proses kognitif dalam otak manusia dengan perilaku manusia itu sendiri. Artinya otak akan melakukan perintah kepada tubuh dan perintah tersebuh akan mengaktifkan daerah penting di dalam otak.

2. Schneider, 2011

Schneider memiliki pengertian tersendiri mengenai neurosains, yaitu ilmu yang mempelajari tentang interaksi manusia dengan dunia luar. Terutama tentang apa yan dialami manusia dan bagaimana pengalaman tersebut mempengaruhi kehidupan manusia yang lainnya.

3. Edgar Douglas Adrian

Pemenang Nobel tahun 1932, Edgar Douglas Adrian menyatakan bahwa Neurosains adalah ilmu yang mempelajari mengenai hubungan antara bentuk amplitude dengan kekuatan energy potensial yang dihasilkan sel saraf dalam otak. Semakin kuat implus yang dihasilkan, semakin banyak jumlah energy yang dikeluarkan oleh sel saraf dan itu mempengaruhi kemampuan otak dalam bekerja.

4. Alan Hodgkin dan Huxley

Pemenang nobel tahun 1963, Alan Hodgkin dan Huxley menyatakan bahwa neurosains adalah ilmu yang mempelajari mengenai hubungan ion di dalam neuron yang tersalurkan ke neuron lainnya. Hal ini berhubungan dengan adanya memori, pikiran, maupun ingatan yang dikirimkan antar neuron.

Masih banyak lagi ahli ilmu pengetahuan yang mencoba mempelajari misteri tentang otak. Masing-masing mempelajarinya dari sudut pandang yang berbeda dengan studi kasus yang berbeda juga.

Sekali lagi ini bukan hanya  mempelajari mengenai anatomi otak saja. Melainkan juga mengenai hubungan antara anatomi otak dengan pengalaman unik dalam menelaan memori dan ingatan yang ada di dalam setiap sel saraf.

Dari pendapat para ahli tersebut, dapat dilihat bahwa neurosains sangat luas cakupannya. Setiap bagian sel seakan punya cerita tersendri untuk menggambarkan bagaimana otak bekerja dan itu mash menjadi misteri sampai saat ini. Bagaimana menurut Anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *